Nilai Hospitalitas Budaya Raputallang Sebagai Upaya Gereja Dalam Moderasi Beragama Pada Relasi Islam-Kristen di Toraja

Authors

  • Alvary Exan Rerung Gereja Toraja Jemaat Sion Lestari

DOI:

https://doi.org/10.55649/skenoo.v2i2.34

Keywords:

hospitalitas, raputallang, kerukunan, Islam-Kristen, Toraja

Abstract

Tulisan ini fokus berbicara tentang memelihara kerukunan dan mencegah kekerasan dalam relasi antara agama Islam dan Kristen di Toraja. Toraja belum pernah mencatat terjadinya konflik antaragama dan menyebabkan tindakan kekerasan di daerahnya. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa dengan adanya suasana politik, ekonomi, dan keadaan sosial juga bisa memantik terjadinya konflik di Toraja kapan saja. Itulah sebabnya, daerah Toraja, secara khusus Gereja harus aktif berfungsi dalam melihat potensi masalah tersebut. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi pustaka, tulisan ini menawarkan sikap hospitalitas Kristen yang diambil dari budaya raputallang. Raputallang memberikan setidaknya empat hal penting yang berkenaan dengan sikap hospitalitas Kristen, antara lain, sebagai simbol penyelesaian masalah, intropeksi diri, penguat relasi, dan simbol kontrol sosial. Keempat ini mengandung sikap keramahtamahan seperti saling menolong, mengingatkan, keterbukaan, lemah-lembut, saling menerima dan tidak membeda-bedakan antara satu dengan yang lainnya. Hal ini tentu bisa menjadi tameng dalam menjaga kerukunan dan menghindari kekerasan beragama di Toraja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiprasetya, Joas. “HOSPITALITAS: Wajah Sosial Gereja Masa Kini.” http://glipi.org/hospitalitas-wajah-sosial-gereja-masa-kini/ (diakses 17 September 2022).

Alexander, Ayub. “Raputallang Sebagai Konsep Konseling Kontekstual Di Masyarakat Toraja.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 2, No. 2 (2019). https://www.jurnalbia.com/index.php/bia/article/view/110.

Ardiansah. “Legalitas Pendirian Rumah Ibadat Berdasarkan Peraturan Bersama Menteri Agama Dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006.” Jurnal Hukum Respublica 16, No. 1 (2016).

Browner, J. The Duchess Who Wouldn’t Sit Down: An Informal History of Hospitality. New York: Bloombury, 2003.

Ela, Ayu Purnama Sari & Kristiani. “Nilai Hospitalitas Dalam Budaya Raputallang: Upaya Gereja Mencegah Kasus Bunuh Diri.” VOX DEI: Jurnal Teologi dan Patoral 3, No. 1 (2022). https://doi/org/10.46408/vxd.v3i1.139.

Gogali, Lian. Tragedi Poso (Rekonsiliasi Ingatan): Gugatan Perempuan Dan Anak-Anak Dalam Ingatan Konflik Poso. Yogyakarta: Galangpress Publisher, 2008.

Hedman, Eva-Lotta E. Conflict, Violence, and Dislacement in Indonesia. New York: Cornell Southeast Asia Program Publications, 2008.

Kafid, Nur. “Agama Di Tengah Konflik Sosial: Tinjauan Sosiologis Atas Potensi Konflik Keberagaman Agama Di Masyarakat.” Al-A’raf: Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat 12, No. 1 (2015). https://ejournal.iainsurakarta.ac.id/index.php/al-araf/article/view/1180.

Karnavian, M. Tito. Indonesian Top Secret: Membongkar Konflik Poso. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2008.

Martin, Lee Roy. “Old Testament Foundations for Christian Hospitality.” Verbum et Ecclesia 35, No. 1 (2014). https://journals.co.za/doi/abs/10.4102/ve.v35i1.752.

Morrison, C. Lashley & A. In Search of Hospitality: Theoretical Perspectives and Debates. Oxford: Butterworth-Heinemann, 2000.

Munte, Alfonso. Hospitalitas Sebagai Praksis Kristiani Dalam Memberdayakan Disabilitas Korban Kekerasan. Jakarta: UKI Press, 2018.

Panuntun, Daniel Fajar. Teologi Kontekstual & Kearifan Lokal Toraja. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2020.

Rerung, Alvary Exan. “Bunuh Diri Bukan Kehendak Bebas Perspektif Neurosains Dan Psikoanalisis Sigmund Freud.” Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja 2, No. 1 (2022). https://ejournal.iaknpky.ac.id/index.php/pambelum/article/view/76/62.

———. “Menangkal Radikalisme Agama Berdasarkan Reinterpretasi Amanat Agung Injil Matius Dalam Konteks Poskolonial.” KAMASEAN: Jurnal Teologi Kristen 3, No. 1 (2022). https://doi.org/10.34307/kamasean.v3i1.90.

———. “Spiritualitas Pengampunan Berdasarkan Analisis Teologis Kisah Para Rasul 15:35-41.” VOX DEI: Jurnal Teologi dan Patoral 3, No. 1 (2022). https://jurnal.sttekumene.ac.id/index.php/VoxDei/article/view/130/38.

Sampe, Naomi. Teologi Kontekstual & Kearifan Lokal Toraja. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2020.

Steenbrink, Jan S. Aritonang & Karel. A History of Christianity in Indonesia: Studies in Christian Mission. Leiden: Brill, 2008.

Sugianto, Edi. “Kajian Eksegesis Terhadap Kata ‘Memberitakan’ Dalam Surat 1 Petrus 2:9-10 Dan Implikasinya Bagi Kaum Muda & Remaja Gereja Pantekosta Tabernakel ‘Kristus Ajaib’ Surabaya.” Sekolah Tinggi Teologi Tabernakel Indonesia, 2015.

Susanta, Yohanes Krismantyo. “Hospitalitas Sebagai Upaya Mencegah Kekerasan Dalam Memelihara Kerukunan Dalam Relasi Islam - Kristen Di Indonesia.” Societas Dei: Jurnal Agama Dan Masyarakat 2, No. 1 (2015). https://doi.org/10.33550/sd.v2i1.62.

Yewangoe, A.A. Agama Dan Kerukunan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2018.

Downloads

Published

28-12-2022

How to Cite

Rerung, A. E. (2022). Nilai Hospitalitas Budaya Raputallang Sebagai Upaya Gereja Dalam Moderasi Beragama Pada Relasi Islam-Kristen di Toraja. Skenoo : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 2(2), 102–112. https://doi.org/10.55649/skenoo.v2i2.34

Issue

Section

Articles