Kajian Prinsip-prinsip Penggembalaan yang Efektif dalam Yohanes 10:1-21 dan Implikasinya pada Keberadaan Jemaat Modern
DOI:
https://doi.org/10.55649/skenoo.v3i2.58Keywords:
penggembalaan, Yohanes 10:1-21, Kristus, jemaat, modernAbstract
Penggembalaan dalam konteks jemaat modern menjadi semakin penting dalam mengembangkan komunitas yang sehat dan memenuhi kebutuhan spiritual anggota jemaat. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji prinsip-prinsip penggembalaan yang ditemukan dalam Yohanes 10:1-21 dan menganalisis implikasinya pada keberadaan jemaat modern. Integrasi antara hasil analisis eksposisi dan temuan dari studi pustaka memberikan landasan yang kokoh untuk mengembangkan pemahaman yang lebih luas tentang penggembalaan yang efektif dan relevansinya bagi keberadaan jemaat modern. Dengan mengaitkan prinsip-prinsip penggembalaan yang ditemukan dalam Yohanes 10:1-21 dengan konteks keberadaan jemaat modern, artikel ini menyoroti pentingnya membangun hubungan yang penuh kasih, memberikan perhatian yang tulus, dan memperjuangkan kebutuhan spiritual anggota jemaat. Implikasi dari kajian ini dapat menginspirasi langkah-langkah konkret dalam memperkuat penggembalaan yang efektif dan melayani jemaat dengan lebih baik, sesuai dengan panggilan penggembalaan yang Kristus teladankan.
Downloads
References
Afandi, Yahya. “Gereja Dan Pengaruh Teknologi Informasi ‘Digital Ecclesiology.’” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 1, no. 2 (2019): 270–283.
Angelina, Claudia, Monica Santosa, and Pasra Pasra. “Karakter Gembala Sebagai Pemimpin Jemaat Dalam Membangun Spiritualitas Jemaat Pada Kristus Berdasarkan Surat 1 Timotius 3:1-7.” KINAA: Jurnal Kepemimpinan Kristen dan Pemberdayaan Jemaat 3, no. 2 (2022): 87–101.
Bintoen, Meriani. “Kajian Teologis Konsep Kenosis Dan Implikasinya Terhadap Penempatan Pendeta Di Gereja Toraja Mamasa.” Skenoo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 3, no. 1 (2023): 1–12. https://journal.sttia.ac.id/skenoo/article/view/42/33.
Kusuma, Setio Dharma, Sion Saputra, Edi Sugianto, and Stevanus Parinussa. “Using the Internet of Things to Improve Christian Ministry in the Present Era.” In Iconthce 2021, 669:218–220. Atlantis Press, 2022. https://www.atlantis-press.com/proceedings/iconthce-21/125975663.
Latif, Helen Farida, J. Musa Tannia Pangkey, Dessy Handayani, and Nurnilam Sarumaha. “Digitalisasi Sebagai Fasilitas Dan Tantangan Modernisasi Pelayanan Penggembalaan Di Era Pasca-Pandemi: Refleksi Teologi Kisah Para Rasul 20:28.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 4, no. 2 (2022): 296–311.
Manurung, Pandir, and Yuni Karlina Panjaitan. “Pemimpin Yang Melayani Dalam Konteks Pastoral.” Skenoo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 2 (2021): 104–115. https://journal.sttia.ac.id/skenoo/article/view/10/10.
Marwata, Heru. “Roland Barthes Lewat S/Z: Mencerna Cerita Via Leksia.” Humaniora, 2000.
Nuban, Eliezer. “Konstanta Dalam Konteks: Teologi Misi Pada Era Postmodern.” Angelion: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 2, no. 1 (2021): 53–64.
Santoso, Yulia. “Efektivitas Peran Gembala Jemaat Dalam Pertumbuhan Gereja.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 2, no. 2 (2020): 88–100.
Sapan, Sara, and Dicky Dominggus. “Tanggung Jawab Penggembalaan Berdasarkan Perspektif 1 Petrus 5: 1-4: Pastoral Responsibilities Based on 1 Peter 5: 1-4.” Jurnal Teologi Amreta (ISSN: 2599-3100) 3, no. 2 (2020): 1–4.
Saputra, Sion, Hana Suparti, and Talizaro Tafonao. “Bertumbuh Dalam Relasi Dengan Kristus Berdasarkan Kolose 2 : 6-7.” Jurnal Shanan 4, no. 2 (2020): 162–173.
Simon, Simon. “Perintisan Gereja Dalam Konteks Digitalisasi Masa Kini.” Jurnal Salvation 3, no. 1 (July 2022): 59–69.
Wilhemus, Ola Rongan. “Komunitas Basis Gerejani Merespon Budaya Hidup Individualisme, Konsumerisme Dan Hedonisme Di Tengah Arus Globalisasi.” JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik 10, no. 5 (2019): 30–48.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Skenoo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










