Buah Roh Sebagai Paradigma Spiritualitas dan Moralitas Kristen
Kajian Eksegesis Galatia 5:22–25
DOI:
https://doi.org/10.55649/px0bwt10Keywords:
Buah Roh; Eksegesis; Galatia 5:22-25; Spritualitas; Teologi BiblikaAbstract
Penelitian ini mengkaji Galatia 5:22–25 untuk mengkonstruksi Buah Roh sebagai sebuah paradigma yang terpadu bagi spiritualitas dan moralitas Kristen kontemporer. Di tengah tantangan era postmodern yang ditandai oleh relativisme moral dan individualisme, gereja memerlukan sebuah kerangka etis yang kokoh dan berakar pada teologi biblika. Latar belakang penulisan Surat Galatia, yakni perdebatan Paulus melawan kaum Yudais mengenai legalisme, memberikan konteks teologis yang relevan untuk pergumulan masa kini. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis eksegesis biblika, penelitian ini menganalisis pertentangan antara “daging” (sarx) dan “Roh” (pneuma) sebagai dua ranah eksistensi yang saling bertentangan. Analisis menunjukkan bahwa penggunaan kata benda tunggal “buah” (ho karpos) oleh Paulus merupakan kunci teologis yang fundamental. Ini menandakan bahwa sembilan kebajikan yang disebutkan yaitu: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri, ini bukanlah daftar kebajikan yang terpisah, melainkan sebuah kesatuan karakter yang utuh dan organik, yang tumbuh dari kehidupan yang dipimpin oleh Roh Kudus. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa Buah Roh menawarkan sebuah paradigma holistik yang melampaui etika berbasis aturan (legalisme) dan etika berbasis subjektivitas (relativisme), dengan mendefinisikan moralitas Kristen sebagai manifestasi transformatif dari karakter Kristus. Paradigma ini memiliki implikasi signifikan bagi pemuridan, kehidupan komunal gereja, dan kesaksian Kristen di ruang publik.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain the copyright of their articles and grant SHAKAN: Jurnal Teologi, Konseling, dan Pendidikan Kristen the right of first publication. All articles published in this journal are licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0), which permits use, sharing, distribution, reproduction, and adaptation in any medium, provided that appropriate credit is given to the original author(s) and the source.
Authors are permitted to distribute and reuse their published articles in accordance with the terms of the CC BY 4.0 License.
Copyright © The Author(s).





