Hospitalitas, Alteritas dan Pendidikan Agama Kristen Interkultural
DOI:
https://doi.org/10.55649/63sb7625Keywords:
Hospitalitas, Alteritas, Pendidikan Agama Kristen, Interkultural, Pluralisme Indonesia.Abstract
Konteks multikultural Indonesia menuntut Pendidikan Agama Kristen (PAK) untuk mengembangkan pendekatan pedagogis yang sensitif terhadap keberagaman budaya dan agama. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep hospitalitas dan alteritas sebagai landasan teologis dan pedagogis bagi pengembangan Pendidikan Agama Kristen interkultural di Indonesia. Hospitalitas dipahami sebagai praksis iman yang membuka ruang penerimaan terhadap yang berbeda, sedangkan alteritas menekankan pengakuan etis terhadap keberlainan yang tidak dapat direduksi dalam kerangka homogenitas teologis maupun budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka kritis terhadap literatur teologi interkultural, etika relasional, dan pendidikan agama Kristen kontekstual. Analisis menunjukkan bahwa praktik PAK di Indonesia masih kerap beroperasi dalam paradigma normatif dan eksklusif yang berpotensi meminggirkan realitas budaya lokal. Integrasi hospitalitas dan alteritas dalam PAK interkultural mendorong pergeseran dari pedagogi asimilatif menuju pedagogi dialogis yang menghargai perbedaan sebagai sumber pembelajaran iman. Artikel ini menyimpulkan bahwa PAK interkultural yang berlandaskan hospitalitas dan alteritas berperan strategis dalam membentuk peserta didik yang memiliki kepekaan budaya, kesadaran kritis, dan komitmen etis untuk hidup berdampingan secara adil dalam masyarakat plural Indonesia.
Downloads
References
An, C. H., West, A. D., Sandage, S. J., & Bell, C. A. (2019). Relational Spirituality, Mature Alterity, and Spiritual Service among Ministry Leaders: An Empirical Study. Pastoral Psychology, 68(2), 127–143. https://doi.org/10.1007/s11089-018-0846-9
Arrington, A. (2017). Becoming a world Christian: Hospitality as a framework for engaging Otherness. International Journal of Christianity & Education, 21(1), 26–38. https://doi.org/10.1177/2056997116674972
Cohen, J. (2017). Alterity and Self-Legitimation: The Jew as Other in Classical and Medieval Christianity. In The Jew as Legitimation (pp. 33–45). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-319-42601-3_3
Constantineanu, C. (2018). Hospitality and Welcome as Christian Imperatives in Relation to ‘the Other.’ Transformation: An International Journal of Holistic Mission Studies, 35(2), 109–116. https://doi.org/10.1177/0265378818782271
Diana, R. S. (2025). Dekontruksi Makna Pada Novel Mari Pergi Lebih Jauh Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie Menggunakan Pendekatan Derrida. DIDAKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 83–90. https://doi.org/10.33096/didaktis.v3i2.922
Dyah Utami, S. A., Kusuma, S. D., Sofia Margareta, Edi Sugianto, & Sion Saputra. (2023). The Church In The Midst Of Religious Pluralism: Christianity With The Ideology Of Pancasila. Conference Series, 4(2), 34–43. https://doi.org/10.34306/conferenceseries.v4i2.923
Galetti, D. (2015). Before Levinas, after Derrida: from Alterity and Hospitality to Xenophobia. English Studies in Africa, 58(2), 41–54. https://doi.org/10.1080/00138398.2015.1083196
Hasiholan, A. M., & Stevenson, J. A. (2023). Teologi Agama-agama dalam Lensa Hospitalitas Pentakostal. SANCTUM DOMINE: JURNAL TEOLOGI, 13(1), 197–216. https://doi.org/10.46495/sdjt.v13i1.195
Hasugian, J. W., Kakiay, A. C., Sahertian, N. L., & Patty, F. N. (2022). Panggilan untuk Merekonstruksi Strategi Pendidikan Agama Kristen yang Kontekstual dan Inovatif. Jurnal Shanan, 6(1), 45–70. https://doi.org/10.33541/shanan.v6i1.3707
Hura, M., Fridawati, F. W., & Prasetyo, J. (2022). Tinjauan Filosofis terhadap Wawasan Dunia Kristen: Suatu Pembuktian Kelogisan Iman Kristen. Jurnal Teologi Injili, 2(2), 151–163. https://doi.org/10.55626/jti.v2i2.34
Kearney, R. (2015). Hospitality: Possible or impossible? Hospitality & Society, 5(2), 173–184. https://doi.org/10.1386/hosp.5.2-3.173_1
Kevin, A. (2021). Epifani Wajah Di Tengah Krisis Relasi Refleksi Filosofis “Aku” Dengan “Yang Lain” Dalam Konsep Alteritas Emanuel Levinas. Aggiornamento, 2(01), 45–57. https://doi.org/10.69678/aggiornamento20145-57
Kwan, S. S.-M. (2022). Is hospitality enough for Interfaith Spiritual Care by Christians? Practical Theology, 15(3), 206–218. https://doi.org/10.1080/1756073X.2021.1996308
Lauterboom, M. (2019). Dekolonialisasi Pendidikan Agama Kristen di Indonesia. Indonesian Journal of Theology, 7(1), 88–110. https://doi.org/10.46567/IJT.V7I1.8
Lumban Tobing, O., & Tamonob, K. (2025). The Intentional Hospitality: A Christian Paradigm on Religious Moderation in Indonesia. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 9(2), 181–196. https://doi.org/10.46445/ejti.v9i2.870
Moyaert, M. (2017). Infelicitous inter-ritual hospitality. Culture and Religion, 18(3), 324–342. https://doi.org/10.1080/14755610.2017.1339100
Pandie, R. D. Y. (2022). Literasi Digital Berbasis Pendidikan Kristiani sebagai Sarana Pembentukan Karakter Era Disrupsi Teknologi. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5995–6002. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.2964
Praharani, W., Paseno, I. C. R., & Malino, I. R. (2023). Tantangan Pendidikan dan Pengajaran Kristen Masa Kini Di Ranah Formal. Jurnal Teologi Injili Dan Pendidikan Agama, 1(4), 60–68. https://doi.org/10.55606/jutipa.v1i4.194
Rante Salu, S. B., Siahaan, H. E. R., Rinukti, N., & Putri, A. S. (2023). Early church hospitality-based Pentecostal mission in the religious moderation frame of Indonesia. HTS Teologiese Studies / Theological Studies, 79(3). https://doi.org/10.4102/hts.v79i1.8209
Sendana, F. I. (2021). Lingkungan Sebagai “Sang Liyan” Upaya Pelestarian Lingkungan Ditinjau Dari Konsep “Sang Liyan” Dari Gagasan Pemikiran Emmanuel Levinas. SOPHIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(2), 62–79. https://doi.org/10.34307/sophia.v2i2.52
Setio, R. (2014). Ambiguitas, Interkulturalitas, Dan Hibriditas Relasional Dalam Relasi Antara Israel Dan Bangsa-Bangsa Lain. Diskursus - Jurnal Filsafat Dan Teologi, 13(1), 55–76. https://doi.org/10.36383/diskursus.v13i1.91
Simon, J. C. (2018). “Yang Lain” Dalam Pemikiran Levinas dan Ricoeur Terkait Prinsip Hidup Bermasyarakat. Indonesian Journal of Theology, (2), 138–162. https://doi.org/10.46567/ijt.v6i2.10
Suardana, I. M. (2020). Mengurai Landasan Konseptual PAK Berbasis Multikultural dalam konteks Indonesia. Kurios, 6(2), 346. https://doi.org/10.30995/kur.v6i2.150
Talan, Y. E., & Salurante, T. (2023). Proposal Pendekatan Interkultural Kepada Suku Boti Tentang Konsep Keilahian Uis Neno. Manna Rafflesia, 10(1), 1–16. https://doi.org/10.38091/man_raf.v10i1.276
Tamawiwy, A. C. (2024). Teopoetika An Improper Theology. Indonesian Journal of Theology, 12(1), 23–48. https://doi.org/10.46567/ijt.v12i1.463
Tanaem, N. S., Ibu, A. P., & Nendissa, J. E. (2022). Religiusitas Yesus di Tengah Yang Lain Dari Perspektif Emmanuel Levinas. SOPHIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3(2), 82–94. https://doi.org/10.34307/sophia.v3i2.103
Taneo, R. F. S. (2023). Who is the Other? Interpreting Luke 10:25-37 from the Points of View of Levinas and Buber. Theologia in Loco, 5(2), 35–59. https://doi.org/10.55935/thilo.v5i2.286
Tuju, S., Siahaan, H. E. R., Ayok, M., Siagian, F., & Sampaleng, D. (2021). Hospitalitas Pendidikan Kristiani dalam Masyarakat Majemuk. Jurnal Teologi Berita Hidup, 3(2), 328–339. https://doi.org/10.38189/jtbh.v3i2.99
Zalukhu, A. (2025). Kalosara dan Pendidikan Kristen sebagai Fondasi Kepemimpinan Transformasional untuk Perdamaian dan Harmoni Sosial di Masyarakat Tolaki. MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen, 4(1), 1–19. https://doi.org/10.55967/manthano.v4i1.85
Zembylas, M. (2020). From the Ethic of Hospitality to Affective Hospitality: Ethical, Political and Pedagogical Implications of Theorizing Hospitality Through the Lens of Affect Theory. Studies in Philosophy and Education, 39(1), 37–50. https://doi.org/10.1007/s11217-019-09666-z
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain the copyright of their articles and grant SHAKAN: Jurnal Teologi, Konseling, dan Pendidikan Kristen the right of first publication. All articles published in this journal are licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0), which permits use, sharing, distribution, reproduction, and adaptation in any medium, provided that appropriate credit is given to the original author(s) and the source.
Authors are permitted to distribute and reuse their published articles in accordance with the terms of the CC BY 4.0 License.
Copyright © The Author(s).





